Gebyar AKW XXV SMAN 1 Kepanjen Hadirkan Ragam Karya dan Inovasi Pelajar

Suasana malam puncak kemeriahan AKW XXV 2025 (Foto: Ist/Berpola)

Kab. Malang, Berpola—SMAN 1 Kepanjen kembali menggelar Adi Karya Wimebha (AKW) ke-25 sebagai perayaan tahunan yang menampilkan ragam kreativitas, inovasi, kolaborasi, serta prestasi siswa. Acara ini menjadi wadah bagi seluruh siswa untuk unjuk bakat sekaligus mengembangkan potensi diri melalui berbagai penampilan dan karya unggulan.

Siswa Berperan, Siswa Berkarya, Sekolah Berbangga

Dalam pelaksanaanya, siswa menjadi pihak yang paling berperan dalam menyukseskan AKW XXV. Melalui kegiatan ini, mereka belajar memahami sistem kerja sebuah acara, mulai dari perencanaan, pembagian tugas, hingga pelaksanaan. Para siswa juga dilibatkan dalam memanajemen keuangan, kerja sama dengan pihak eksternal, serta koordinasi teknis lainnya. Seluruh proses tersebut dijalankan dengan pendampingan berkelanjutan dari guru dan tenaga kependidikan.

 “Adanya kolaborasi antara pembina dan siswa membuat mereka belajar bagaimana menghandle sebuah acara—mulai dari sisi acaranya, keuangannya, gotong royongnya, saling kerja sama, itu yang tujuan pasti.” Ujar Ayu Septiana Rachmandika, S. Pd. selaku Ketua Pembina Penyelenggara AKW XXV SMAN 1 Kepanjen, Minggu (7/12/2025)

Baca juga:Dempo Fair, Laboratorium Nyata Siswa untuk Bereksperimen dan Berkarya

Persiapan AKW XXV ini memakan waktu cukup panjang, yakni sekitar dua hingga tiga bulan. Mengingat padatnya kegiatan siswa sehingga proses perencanaan menjadi tantangan tersendiri. Mereka harus mampu membagi waktu antara tanggung jawab akademik, tugas organisasi, dan persiapan acara. Situasi ini justru menjadi ruang belajar bagi siswa untuk melatih manajemen waktu, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama dengan lainnya. Selain itu, kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan sempat menjadi kekhawatiran tersendiri.

Suasana malam puncak kemeriahan AKW XXV 2025 (Foto: Ist/Berpola)

AKW XXV: Panggung Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Selalu hadir dengan penampilan baru setiap tahunnya, kali ini SMAN 1 Kepanjen membuka ruang bagi siswa yang ingin menyalurkan minat dan bakat di atas panggung. Ajang ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri, tetapi juga membentuk mental siswa. Mereka diberi kebebasan menampilkan kemampuan terbaik, sebagian di antaranya berasal dari kompetisi yang telah mereka ikuti sepanjang satu tahun terakhir.

Mengusung tema In Fairygrove We Dream, Together We Beam, seluruh rangkaian acara disusun untuk menghadirkan nuansa magis, kebersamaa, dan semangat berkreasi siswa.

Baca juga: Tumbuh Bersama, SMAN 1 Lawang Raih Tiga Penghargaan di Ajang Provinsi

Acara diawali dengan penampilan tari dari Larasmaya Nirwana, dilanjutkan Natasya dengan membawakan lagu berbahasa jawa. Setelah itu, penampilan teater dari Vanarasha, penampilan band Sixtyone,  dan terakhir dimeriahkan oleh The Lantis. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan flashmob kolaboratif oleh para siswa.

Antusiasme Penonton Menghidupkan Acara

Riuh sorak dan antusiasme penonton membanjiri lapangan belakang SMAN 1 Kepanjen, menjadikan malam itu penuh energi dan keceriaan (Foto: Ist/Berpola).

Antusiasme penonton yang tinggi mampu menghidupkan suasana dan memeriahkan acara dari awal hingga selesai. Meski hujan turut serta dalam acara tersebut tidaklah menjadi penghalang untuk menikmati momen kebersamaan.

Dengan rangkaian acara yang penuh makna serta dukungan seluruh warga sekolah dan alumni, AKW XXV kembali membuktikan diri sebagai ruang kreatif dan perekat kebersamaan.

“Tentunya AKW akan ada lagi dengan konsep yang lebih megah, lalu dengan adanya acara ini membuat siswa lebih solid dalam bekerja sama. Kemudian SMANEKA tetap menjadi andalan dan tolak ukur sekolah lain khususnya di Kabupaten Kepanjen.” Ujar Ayu menutup.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *