
Tulungagung, Berpola— Tim dosen Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi dengan guru SD Negeri 1 Sendang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Sahabat Alam Bercerita” yang dilaksanakan pada 20–21 Agustus 2026.
Mengusung tema “Mengenal, Menjaga, dan Mencintai Alam melalui Literasi dan Cerita”, kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada siswa melalui pendekatan literasi yang dekat dengan kehidupan dan pengalaman anak.

Tim dosen Universitas Negeri Malang yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Prof. Dr. Hj. Yuni Pratiwi, M.Pd.; Dr. Dewi Ariani, S.S., S.Pd., M.Pd.; Dr. Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum.; Rully Farida, M.Pd.; dan Sherly Rosa Anggraeni, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan guru SD Negeri 1 Sendang, yaitu Anton Riyanto, S.Pd.; Edy Winarno, S.Pd.SD.; dan Sugiharti, S.Pd., M.Pd.
Melalui kegiatan “Sahabat Alam Bercerita”, literasi diperkenalkan tidak hanya sebagai aktivitas membaca, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu siswa memahami lingkungan di sekitar mereka. Cerita menjadi media untuk menyampaikan berbagai nilai mengenai hubungan manusia dengan alam dengan cara yang lebih sederhana, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Baca juga: Di Balik Meriahnya Litcamp Pustaka Remaja SMKN 4 Malang
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk tidak hanya memperoleh informasi mengenai lingkungan, tetapi juga membangun rasa ingin tahu serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, proses literasi dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kebiasaan menjaga dan menghargai lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ini membawa empat nilai utama, yaitu literasi, lingkungan, kepedulian, dan kolaborasi. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menghubungkan kemampuan berliterasi dengan pembentukan sikap terhadap lingkungan.
Kolaborasi antara dosen Universitas Negeri Malang dan guru SD Negeri 1 Sendang menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan guru membantu menyesuaikan aktivitas dengan karakteristik dan pengalaman keseharian siswa sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara lebih kontekstual.

Di sisi lain, kerja sama tersebut juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan kegiatan edukatif yang berbasis pada kebutuhan masyarakat. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, pengetahuan dan pengalaman akademik dari perguruan tinggi dapat dipertemukan dengan pengalaman praktis para guru yang berinteraksi langsung dengan siswa dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Kehadiran kegiatan “Sahabat Alam Bercerita” di SD Negeri 1 Sendang diharapkan dapat memperluas pemahaman bahwa literasi dapat dikembangkan melalui berbagai konteks, termasuk isu lingkungan. Membaca dan bercerita tidak hanya digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga dapat menjadi media untuk membangun pengetahuan, sikap, dan kepedulian terhadap dunia di sekitar anak.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa sekaligus memperkuat upaya sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai yang diperkenalkan selama kegiatan diharapkan dapat terus berkembang melalui pembelajaran maupun kebiasaan sederhana yang dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kegiatan tersebut terangkum dalam pesan “Bersama Alam, Tumbuh Cerita, Lahirkan Kepedulian.” Melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Malang dan SD Negeri 1 Sendang, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan literasi sebagai pengalaman belajar yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.