SMAN 1 Lawang Awali Semester dengan Semangat Kebersamaan

Kepala SMAN 1 Lawang, Syariah, mengikuti Senam Anak Indonesia Sehat bersama siswa dan guru pada hari pertama masuk sekolah
(Foto: Ist/Berpola)

Kab. Malang, Berpola— Pagi Senin (5/1/2026) di SMAN 1 Lawang tidak hanya menandai kembalinya aktivitas belajar setelah libur semester. Lebih dari itu, hari pertama masuk sekolah menjadi ruang perjumpaan kembali antara siswa, guru, dan sekolah sebagai rumah kedua yang menyambut dengan kehangatan.

Sejak pukul 06.45 WIB, ratusan siswa telah berbaris rapi di lapangan sekolah untuk mengikuti apel pagi. Udara pagi yang masih sejuk berpadu dengan wajah-wajah antusias para siswa yang kembali mengenakan seragam. Apel berlangsung hingga pukul 07.30 WIB, menjadi pembuka ritmis bagi hari pertama semester genap.

Keceriaan kemudian berlanjut lewat Senam Anak Indonesia Sehat. Gerakan energik yang dilakukan bersama-sama hingga pukul 08.30 WIB bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan simbol kesiapan mental dan kebersamaan untuk memulai kembali rutinitas belajar.

Baca juga:Menjemput Berkah dari Rumah ke Rumah: Tradisi Ajangsana Khotmil Quran SMA Islam Kepanjen

Usai senam, siswa kembali ke kelas masing-masing. Di ruang kelas, suasana terasa lebih personal. Para wali kelas menyambut siswa dengan pembinaan ringan, berbagi cerita, sekaligus mengembalikan rapor semester ganjil. Momen ini menjadi jeda reflektif, menengok capaian yang telah diraih dan merancang langkah ke depan.

Siswa SMAN 1 Lawang berbaris rapi saat mengikuti apel pagi pada hari pertama masuk sekolah. (Foto: Ist/Berpola)

Kepala SMAN 1 Lawang, Syarifatur Rofi’ah, M. Pd. menuturkan bahwa kesiapan sekolah menjadi kunci penting dalam menyambut hari pertama masuk sekolah.

“Guru, karyawan, dan seluruh warga sekolah kami siapkan untuk menyambut siswa dengan semangat. Lingkungan yang bersih, rapi, dan kondusif kami jaga agar siswa merasa nyaman dan aman berada di sekolah,” ujarnya saat ditemui, Senin (5/1/2026).

Menurut Syarifa, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga ruang tumbuh yang menyenangkan. Daya tarik sekolah, baik dari sisi lingkungan, interaksi sosial, maupun kegiatan menjadi faktor yang membuat siswa selalu memiliki alasan untuk datang ke sekolah dengan senang hati.

Baca juga : SMA Negeri Taruna Nala Tingkatkan Budaya Literasi Lewat Kolaborasi dengan SMKN 4 Malang

Di hari pertama ini pula, kepala sekolah dan para guru sengaja menghadirkan suasana yang cair. Motivasi disampaikan lewat cerita-cerita ringan tentang pengalaman liburan, disusul ajakan menetapkan target dan harapan baru di semester berikutnya. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kembali ikatan emosional antara siswa dan sekolah.

“Kami berharap siswa kembali dengan antusias, siap belajar, berkolaborasi dengan teman-teman di kelas, serta menjalin hubungan yang baik dengan guru dan seluruh warga sekolah,” kata Syarifa.

Hari pertama di SMAN 1 Lawang pun berakhir tanpa gegap gempita, tetapi meninggalkan kesan mendalam. Di balik apel, senam, dan pembagian rapor, tersimpan pesan sederhana: sekolah adalah ruang bersama untuk kembali bertumbuh, melangkah, dan merangkai harapan baru.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *