
Malang, Berpola— SMKN 4 Kota Malang menggelar kegiatan bakti sosial bekerja sama dengan Remaja Perpustakaan (PUSJA) SMKN 4 Kota Malang bersama TK Muslimat 22 Sanan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di MI Darussalam. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan.
Baca juga : Program Sapa Pagi di SMA Negeri 1 Lawang, Dorong Pembelajaran Lebih Bermakna
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat yang berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Suasana semakin hangat melalui kegiatan mendongeng edukatif yang disesuaikan dengan usia anak-anak TK dan siswa MI, sehingga pesan moral dan nilai karakter dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan.

Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan outbound ringan yang dirancang khusus untuk melatih kerja sama, keberanian, dan kekompakan anak-anak. Dalam rangkaian bakti sosial tersebut, SMKN 4 Kota Malang bersama PUSJA turut melaksanakan kegiatan berbagi berupa pemberian paket alat tulis, buku bacaan, serta bingkisan sederhana untuk siswa TK dan MI sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan literasi sejak dini.
Kepala Perpustakaan SMKN 4 Kota Malang, Mokhamad Rukhan, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bertujuan membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus penguatan budaya literasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan empati sejak dini. Keterlibatan Remaja Perpustakaan juga menjadi upaya memperkenalkan literasi sebagai bagian dari kegiatan sosial yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Rukhan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan untuk anak-anak TK dan MI ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.
Seluruh pihak berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Joosjiis