
Kab Malang, Berpola– Tim bola voli SMA Negeri 1 Turen kembali menorehkan prestasi. Pada 2025 ini, mereka berhasil meraih juara dua dalam ajang Volight Kanjuruhan yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
Koordinator ekstrakurikuler olahraga SMAN 1 Turen, Anang Dwiono, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti konsistensi sekolah dalam dunia olahraga, khususnya cabang bola voli.
“Anak-anak punya smash yang bagus, karena postur tubuhnya juga mendukung,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Dua Tim, Satu Semangat
Dalam kompetisi tersebut, SMAN 1 Turen mengirimkan dua tim putra, yakni tim A dan tim B. Tim A berhasil meraih posisi kedua, sedangkan tim B masuk delapan besar. Menurut Anang, keikutsertaan dua tim sekaligus bertujuan memberikan pengalaman bertanding yang lebih luas bagi para siswa.
“Untuk tim B masih masuk di delapan besar. Itu jadi bekal berharga untuk kejuaraan selanjutnya,” terangnya.
Tim A yang berhasil membawa pulang gelar juara dua terdiri atas Moch. Najammuzakki, Fajar Fanky Pradana, Muhamad Rassyah Firmansyah, Sastra Maeka, Essha Rayhan Mahardhika, Muhammad Alif Cahyo Purnomo, dan Mohamad Raditya Putra. Menurut Anang, keberhasilan tim A tidak lepas dari pengalaman bertanding para pemain yang cukup tinggi.
“Ada dua anak yang sering dipinjam klub untuk ikut turnamen. Jadi, jam terbang mereka sudah cukup tinggi,” ujarnya.

Baca juga : PSSI dan Patrick Kluivert Resmi Berpisah: Sebuah Akhir yang Dipercepat
Latihan Teratur dan Kerja Tim
Untuk menjaga performa, Anang rutin menjadwalkan latihan tiga kali dalam seminggu. Jadwal tersebut dimaksudkan agar kondisi fisik pemain tetap terpantau dan kemampuan tekniknya terus meningkat. “Kalau ada pemain yang performanya menurun, bisa segera kami evaluasi,” katanya.
Meski telah meraih juara dua, Anang menekankan pentingnya peningkatan strategi permainan dan kekompakan tim. Menurutnya, kemenangan yang diperoleh bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja sama yang solid.
“Ini merupakan hasil kerja tim. Kemenangan ini milik bersama, bukan satu orang saja,” tegasnya.
Anang berharap prestasi ini dapat memotivasi para siswa untuk terus berkembang dan membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. “Kami ingin anak-anak bisa terus mengembangkan diri hingga mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Pingback: Dari Hobi Langka Jadi Juara Asia, Begini Perjalanan Restu Erdanald - Berpola