Kab. Malang, Berpola — Suara petikan gitar mengalun dari ruang seni saat matahari mulai tenggelam. Di sudut lain, beberapa siswa sedang berdebat dengan penuh semangat menggunakan bahasa Inggris, sementara dua siswa lain tampak menyesuaikan pencahayaan di kamera mereka untuk menghasilkan foto terbaik. Dari ruang-ruang itulah, semangat juang lahir, semangat yang kemudian membawa nama SMAN 1 Lawang bersinar di tingkat provinsi.
Dalam ajang SMA Award yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sekolah ini berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Tim debat bahasa Inggris memperoleh Juara Harapan II, kategori gitar solo meraih Juara II, dan lomba fotografi juga membawa pulang Juara II.
Kepala SMAN 1 Lawang, Syarifatur Rofiah, masih mengingat betul perjuangan para siswanya yang tak kenal lelah menjelang perlombaan.
“Saya pastinya bangga dan sangat bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh para siswa. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi luar biasa dari seluruh warga sekolah,” ujarnya dengan senyum bangga, Rabu (29/10/2025).

Prestasi itu tidak datang dengan mudah. Setiap sore selepas jam pelajaran, para siswa masih bertahan di sekolah hingga malam. Ada yang berlatih debat dengan guru pembina, ada yang mengulang nada pada gitar, ada pula yang menyunting foto demi hasil terbaik.
“Anak-anak dan guru pembina berlatih hampir setiap hari dari sore hingga malam sebelum pengumpulan karya. Rasa bosan dan lelah sempat muncul, tapi semua bisa diatasi dengan kerja sama tim dan komunikasi yang baik,” tutur Syarifatur.
Keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, semangat kebersamaan membuat segalanya terasa ringan. Guru, staf, bahkan alumni ikut turun tangan membantu, sementara orang tua memberi dukungan moral dan materiil agar siswa tetap bersemangat.
“Dukungan dari orang tua, alumni, dan masyarakat sekitar sangat berharga. Mereka ikut menguatkan langkah kami hingga ke tahap ini,” tambahnya.
Lebih dari Sekadar Penghargaan
Bagi Syarifatur, prestasi yang diraih bukan hanya tentang piala atau peringkat. Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi bukti bahwa setiap siswa punya potensi besar jika diberi ruang dan dukungan.
“Semuanya sangat berkesan, tidak hanya bagi mereka yang mendapat penghargaan, tetapi juga bagi yang belum. Penghargaan ini sejatinya milik seluruh warga sekolah yang telah bekerja keras dengan penuh semangat,” katanya.
Sekolah juga terus berupaya menyediakan wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan mereka. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program bimbingan belajar dijalankan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam pengembangan potensi siswa.
“Kami ingin terus menampung dan memfasilitasi bakat siswa agar potensi mereka bisa berkembang secara optimal,” ujar Syarifatur.
Baca juga : Ekskul KIR SMAN 1 Kepanjen, Rumah bagi Calon Peneliti Muda
Menumbuhkan Semangat Tak Pernah Padam
Bagi para siswa, SMA Award tahun ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari semangat baru. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi teman-teman lain untuk berani mencoba dan terus berprestasi di bidang apa pun.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh siswa agar tetap bersemangat dan tidak menyerah dengan keadaan. Saya percaya pada potensi mereka dan akan terus mendukung sampai kapan pun,” pesan Syarifatur penuh keyakinan.
Di bawah kepemimpinannya, sekolah yang terletak di Jl. Pramuka No 152, Krajan, bertekad terus meningkatkan mutu pendidikan serta menggali potensi setiap siswa, agar sekolah ini tak hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena semangat dan kebersamaan yang tumbuh di dalamnya.
“Kami akan terus menggali dan mengembangkan bakat siswa agar dapat berprestasi lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.
Pingback: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Perkuat Kolaborasi Serumpun Lewat Seminar Antarbangsa Prasiswazah - Berpola
Pingback: Dari Sastra Menjadi Arah: FSBB 2025 Gaungkan Semangat Bulan Bahasa di Universitas Brawijaya - Berpola