Road to 4th Anniversary, Penantian Setahun JWM Kembali ke Batu

Peserta Explore Coban Talun Bukit Kalindra kolaborasi antara komunitas lari Jogging Wisata Malang bareng Batu Runners menjelang start di barat aula Coban Talun (Foto: Ist/Berpola)

Batu, Berpola – Kota Wisata Batu kembali menjadi jujukan kegiatan rutin Jogging Wisata Malang (JWM). Kali ini berkolaborasi dengan Batu Runners (BR) pada akhir pekan pamungkas Juni 2026.

Gabungan dua komunitas lari BR dan JWM melaksanakan Explore Coban Talun-Bukit Kalindra, Kota Batu. Kegiatan di wilayah Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji berlangsung Minggu, 28 Juni 2026.

Lari lintas alam santai sejauh hampir 6 kilometer. Selain diikuti anggota berusia muda hingga dewasa, beberapa peserta keluarga mengajak bocilnya. Start mulai pukul 06.40 WIB hingga selesai menjelang siang.

Sesuai dengan karakter geografis Coban Talun dan sekitarnya berada di dataran tinggi. Cuaca pagi saat start cerah berawan. Temperatur udara menunjukkan suhu antara 15-16 derajat Celcius.

Hampir 300 peserta terdaftar dari anggota dua komunitas tersebut mengikuti explore ke Bukit Kalindra (puncak di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut mdpl).

Baca juga : Komunitas Jogging Wisata Malang Mengubah Cara Kita Menikmati Malang

Tantangan mereka melewati sembilan punggungan bukit. Start-finish di dekat lantai dasar aula Coban Talun. Tepatnya di barat laut Pagupon Camp & Outbond yang dikelola Econique Palawi.

Ketinggian di lokasi tersebut sudah mencapai 1.300 mdpl. Selain jalan datar, rute cenderung menanjak dan menuruni bukit.

Berdasar salah satu aplikasi perekam GPS, selisih elevasi sampai Bukit Kalindra berkisar 235 meter. Adapun rutenya melewati utara jalan akses ke Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa maupun Javan Lengur Center.

Berlari di bawah hutan pohon pinus terasa adem. Apalagi di sebelah kiri atau utara rute mengalir Kali Krecek. Sampai ujung barat laut, rute berbalik ke tenggara mengarah ke Puncak Bukit Kalindra.

Kapten Batu Runners Boby Wijaya (berdiri kiri) dan Kapten Jogging Wisata Malang Rudianto (berdiri lima dari kiri) didampingi para marshal dan sweeper Explore Coban Talun-Bukit Kalindra mengabadikan momen di Puncak Bukit Kalindra, Kota Batu. (Foto: Ist/Berpola)

Setelah puas berfoto di puncak bukit, rute selanjutnya menuju race central sekitar pangkalan Jeep OffRoad Coban Talun. Mayoritas peserta berbelok mampir ke air terjun di Dusun Wonorejo itu.

Eksplore khusus JWM di coban setinggi 70 meter ini menghapus dahaga anggota. Event resmi JWM Explore ke air terjun sebelumnya ke Coban Jahe di Kecamatan Jabung.

Momen berlari di surganya air terjun Kabupaten Malang itu menjelang bulan puasa Ramadan 1447 Hijriyah pada Minggu, 8 Februari lalu.

Sedangkan destinasi Kota Batu bagi JWM di Coban Talun merupakan setahun penantian. Itu setelah Explore Bukit Jengkoang pada Sabtu, 21 Juni 2025. Kota Batu sendiri menapaki ulang tahun ke-25 pada 17 Oktober 2026.

”Kolaborasi ini memperluas jaringan kami,” ungkap Kapten JWM Rudianto. Penggiat fotografi ini mengaku banyak belajar ke komunitas lari terbesar di Kota Batu yang merupakan bagian dari IndoRunners.

Apalagi JWM sedang mempersiapkan perhelatan akbar 4th Anniversary. Yakni, lari santai lintas alam 6 km di Desa Wisata Pamotan, Kecamatan Dampit. Desa ketiga timur Turen, setelah Desa Rembun dan Desa Majang Tengah, Dampit.

Baca juga: Kanjuruhan Membaca Hadirkan Budaya Literasi di Kabupaten Malang

Rute yang dilewati dari Wisata Banyu Umbulan, Dusun Umbulrejo, Pamotan menyerupai persawahan Ubud, Gianyar, Bali. Terasa epic bila pemandangan cerah terlihat latar Gunung Semeru di sisi timurnya.

Sebagaimana dikutip dari website baturunners.com, BR sudah eksis sejak didirikan 5 Maret 2016. Komunitas semakin berkembang dan semakin banyak event yang dihelat setiap tahunnya.

Selain konsisten dalam latihan rutin Minggu pagi (Sunday Morning Run) dan Rabu malam (Wednesday Night Run), BR menjadi referensi instansi maupun partner komunitas.

Di sisi lain, momen explore kali ini turut menandai BR di bawah nahkoda baru Boby Wijaya. Kapten anyar BR periode 2026-2028 ini barusan menggantikan Freda Adi Wardana.

Menjelang akhir tahun lalu Freda yang berasal dari Kasembon, perbatasan antara Kabupaten Malang-Kediri, terpilih menjadi Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia Kab Malang.

”Terima kasih kapten Sam Idur (panggilan akrab Rudianto) dan teman-teman sudah main di Coban Talun dan kolaborasi bareng BR,” sapa Boby.

Baca juga : Mlaku Bareng Kepanjen (MBK), Menapak Jejak Sejarah di Setiap Sudut Kota

Pria yang kerap tampil sebagai pacer atau pemandu kecepatan lari dalam event resmi itu membuka kesempatan lanjutan. ”Next bisa diagendakan collabs lagi,” ajaknya.

Di Coban Talun, peserta eksplore membaur bareng pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas. Selain fasilitas umum toilet dan mushola, belasan destinasi wisata ditawarkan pengelola.

Antara lain, alas pinus, Goa Jepang, Rumah Terbalik, Taman Bunga, Chikar Glamping, Apache Camp, dan Caravan Campervan.

Kemudian, Sat&Sun Cafe and Eatery, Pagupon Camp & Outbond, Omah Stroberi, serta Coffee Plantantion. Selain itu, wisata kuliner dan oleh-oleh juga seribu ayunan, serta Dam Sungai Brantas.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *