Menanam Nilai, Menumbuhkan Karakter: Kiprah Rohis Utsfillah di SMAN 1 Kepanjen

Kab. Malang, Berpola – Di tengah dinamika kehidupan remaja yang kian kompleks, SMA Negeri 1 Kepanjen berupaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi karakter melalui kegiatan organisasi Rohani Islam (Rohis) bernama Utsmani Wa Fisabilillah. Organisasi ini tidak hanya berperan sebagai wadah pembelajaran agama Islam, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi para siswanya.

Rohis Utsfillah menekankan bahwa pendidikan agama tak berhenti pada aspek kognitif seperti hafalan ayat atau pemahaman doktrin. Lebih dari itu, para anggota diajak untuk menghayati nilai-nilai Islam dalam praktik kehidupan sehari-hari sebuah proses yang membentuk tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, dan sikap saling menghormati.

Baca juga :Ketika Dapur Sekolah Menjadi Tempat Anak-Anak Menempa Masa Depan

Menurut Muhammad Ali, pembina Rohis SMAN 1 Kepanjen, guru memiliki peran penting sebagai teladan moral. “Guru bukan sekadar pengajar, tetapi juga panutan. Keteladanan guru dalam menjalankan nilai keagamaan, baik di dalam maupun di luar kelas, akan memberi pengaruh besar terhadap perilaku siswa,” ujarnya, Jumat (17/10/2025). Ia menambahkan, lingkungan sekolah juga perlu mendukung penguatan karakter melalui kegiatan yang merefleksikan nilai-nilai spiritual, seperti perayaan hari besar keagamaan, tadarus bersama, dan kegiatan sosial bernuansa religius.

Muhammad Ali saat memberikan materi kepemimpinan (Foto: Ist/Berpola)

Semangat pembaruan turut dibawa oleh Abdul Izzan, Ketua Umum Rohis Utsfillah periode 2025/2026. Baginya, kepemimpinan di Rohis bukan sekadar amanah organisasi, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menegakkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sekolah. “Ini tanggung jawab besar—membentuk karakter berlandaskan syariah Islam. Saya ingin setiap program bisa memberi manfaat nyata bagi teman-teman,” ungkapnya.

Abdul Izzan dan Alvian Feril saat serah terima jabatan (Foto: Ist/Berpola)

Baca juga : Peneliti Unesa Membaca SDGs dalam Singir Pesantren

Izzan bertekad menjalankan program yang lebih kolaboratif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Ia menegaskan, strategi yang telah disusun akan dijalankan dengan pendekatan personal agar setiap anggota merasa terlibat dan bertumbuh bersama.

Sementara itu, Alvian Feril, Ketua Umum periode 2024/2025, turut menyampaikan dukungannya kepada penerusnya itu. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa semangat baru bagi seluruh anggota. “Estafet kepemimpinan ini saya serahkan dengan penuh kepercayaan. Saya yakin Izzan bisa memimpin dan melanjutkan cita-cita Rohis untuk memberi manfaat bagi seluruh warga sekolah,” katanya.

Melalui kegiatan Rohis Utsfillah, SMA Negeri 1 Kepanjen berupaya menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal pencapaian akademik. Lebih dari itu, sekolah menjadi ruang untuk menumbuhkan manusia seutuhnya yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan berkarakter kuat menghadapi kehidupan.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *