
Malang, Berpola — Ada suasana berbeda di kompleks Unggul Sports Center (USC), Jalan Raya Karanglo, Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (5/12/2025) sore. Deru obrolan para pegiat panjat tebing berpadu dengan denting karabiner yang disiapkan rapi di dinding. Di sudut ruangan, panel-panel dinding baru tampak mengilap, menandai lembaran baru bagi fasilitas panjat tebing indoor ini.
USC Malang hari itu meresmikan peluncuran ulang Easy Climb, arena panjat tebing indoor yang kini tampil dengan konsep lebih segar dan fasilitas yang dibenahi. Tidak sekadar memperbarui tampilan, manajemen menyebut langkah ini sebagai komitmen menghadirkan ruang latihan yang lebih aman, ramah pemula, serta layak bagi pembinaan atlet muda.
“Dari sebelumnya di wall climbing, sekarang areanya kami buat lebih lebar dan variatif. Rutenya kami tambah, makro juga kami perbanyak untuk menampung lebih banyak kreasi pemanjat,” ujar Wahyu Adi Wibowo, pengelola Easy Climb.
Baca juga : Dari Hobi Langka Jadi Juara Asia, Begini Perjalanan Restu Erdanald

Keamanan Jadi Prioritas
Wahyu menambahkan, pembaruan fasilitas juga dibarengi standar keamanan yang makin ketat. Seluruh perlengkapan yang digunakan telah bersertifikasi internasional.
“Sejak awal kami sudah menerapkan SOP keamanan. Peralatan yang dipakai semuanya berlisensi Internasional. Untuk pemula, gear sudah kami sediakan lengkap, jadi mereka bisa fokus belajar tanpa khawatir,” katanya.
Easy Climb saat ini menyediakan tiga sesi latihan per hari. Harga tiket maupun paket latihan disebut masih sangat terjangkau. Fasilitas untuk sekolah panjat tebing pun tetap berjalan dan ditingkatkan kualitas pengajarannya.
Baca juga : Voli SMAN 1 Turen Melaju ke Puncak, Pulang Bawa Juara
Ruang untuk Semua Kalangan

(Foto: Vranola/Berpola)
Konsep baru Easy Climb menempatkan inklusivitas sebagai nilai utama. Arena ini dirancang tidak hanya bagi pemanjat berpengalaman, tetapi juga keluarga dan pemula yang ingin mencoba olahraga panjat tebing dengan aman.
“Harapannya, pengunjung bisa terfasilitasi untuk semua kebutuhan mereka, baik pemula maupun atlet. Kami ingin Easy Climb menjadi ruang yang mempertemukan hobi, olahraga, dan pembinaan prestasi,” ujar Wahyu.
Dengan pembaruan ini, USC Malang berharap kehadiran Easy Climb dapat menjadi salah satu pusat aktivitas panjat tebing indoor yang kompetitif di Jawa Timur, sekaligus menjadi rumah tumbuhnya generasi pemanjat muda dari Malang Raya.