HISKI Komisariat Malang Raih Penghargaan Komisariat Teraktif dan Produktif 2025

Perwakilan HISKI saat berfoto bersama (Foto: Ist/Berpola)

Malang, Berpola– Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Malang meraih penghargaan sebagai Komisariat Teraktif dan Produktif Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh HISKI Pusat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan produktivitas HISKI Malang dalam kegiatan ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan kompetensi anggota serta peningkatan citra organisasi di bidang kesusastraan.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi HISKI Pusat dan Konferensi Internasional Kesusastraan ke-34 yang berlangsung di Surabaya pada 10–12 Oktober 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh HISKI Universitas Negeri Surabaya dan dihadiri oleh perwakilan dari 68 komisariat HISKI se-Indonesia, dari Sabang hingga Papua.

Baca juga :Program Sapa Pagi di SMA Negeri 1 Lawang, Dorong Pembelajaran Lebih Bermakna

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pengurus dan anggota. Capaian ini sekaligus mengharumkan nama HISKI Malang di tingkat nasional,” ujar Dr. Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum., Ketua HISKI Komisariat Malang, usai menerima penghargaan.

Dr. Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum., Ketua HISKI Komisariat Malang, usai menerima penghargaan.

Ragam Program dan Kontribusi HISKI Malang

Capaian ini tidak lepas dari berbagai program yang telah dijalankan HISKI Malang sepanjang tahun. Dalam bidang keorganisasian, HISKI Malang aktif menggerakkan anggota untuk mengurus Kartu Tanda Anggota (KTA) dan memperluas jaringan keanggotaan dengan melibatkan akademisi, guru, serta komunitas sastra di wilayah Malang.

Di bidang seminar dan pendidikan, HISKI Malang menggelar Srawung Sastra, sebuah kegiatan yang mempertemukan akademisi dan praktisi untuk memperkaya wawasan kesusastraan.

Untuk bidang publikasi, HISKI Malang telah menerbitkan beberapa Jurnal Pembelajaran Sastra yang saat ini tengah dipersiapkan untuk proses akreditasi.

Sementara dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, HISKI Malang melaksanakan program “HISKI Masuk Sekolah”, yang menjadi sarana bagi anggota untuk mengenalkan sastra sekaligus melakukan pendampingan akademik di lingkungan pendidikan.

Selain itu, HISKI Malang juga menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat Provinsi, yang ditujukan bagi siswa sekolah sebagai upaya menumbuhkan apresiasi sastra sejak dini. Lomba ini direncanakan menjadi agenda tahunan organisasi.

Baca juga :SMAN 2 Kota Malang Dorong Prestasi Siswa dengan UKBI

Rencana Kegiatan HISKI Malang

Menanggapi pencapaian ini, Dr. Dwi Sulistyorini memaparkan rencana kerja dalam waktu dekat, HISKI Malang akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema penulisan cerpen di SMK Negeri 3 Batu pada 20 Oktober 2025. Selanjutnya, pada November akan diadakan Jagongan Buku yang menampilkan karya-karya anggota HISKI terbitan tahun 2025.

“Sementara itu, pada Desember mendatang, HISKI Malang akan melakukan rapat evaluasi program kerja dan menyiapkan rencana kegiatan tahun 2026.” Lanjutnya.

Untuk jangka panjang, HISKI Malang berencana menyusun “Kilas Balik HISKI Komisariat Malang”, menerbitkan buku Sastra Pertunjukan, serta menggandeng desa-desa pinggiran sebagai Desa Binaan HISKI Malang. HISKI juga berkomitmen mengembangkan program pendampingan penulisan karya ilmiah dan kreatif bagi masyarakat.

Ketua HISKI Pusat, Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap HISKI Malang terus menjadi teladan dalam aktivitas kesusastraan nasional.

“Mari bergandengan tangan merawat HISKI dan mewujudkan HISKI Berdampak,” ujar Dwi Sulistyorini, mewakili pengurus HISKI Malang.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina dan penasihat HISKI Malang Prof. Dr. Maryaeni, Prof. Dr. Djoko Saryono, Prof. Dr. Yuni Pratiwi, dan Prof. Dr. Sugiarti serta seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja keras menjalankan program-program organisasi.

“Penghargaan ini adalah prestasi bersama. Kami ingin terus berkontribusi agar HISKI Malang menjadi rumah kreatif yang berdampak bagi dunia sastra dan pendidikan,” pungkasnya. (Ola)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *