
Malang, Berpola- Dari Malang, kabar itu kembali datang, bukan sekadar rilis, melainkan pengakuan. Di penghujung 2025, ketika kalender mulai menipis dan banyak orang menoleh ke belakang, Costive memilih merilis satu lagu yang justru mengajak pendengarnya menatap luka secara jujur. Berjudul “Outworn”, single ini hadir sebagai penutup sekaligus penegasan: bahwa ada rasa sakit yang tak lagi bisa ditoleransi, namun tetap harus dilepaskan.
“Outworn” menjadi single keempat Costive, sekaligus bagian dari paket dua single yang mereka siapkan untuk menyambut dua bulan terakhir tahun ini. Setelah sebelumnya merilis “Gone, But Never Gone” pada November lalu yang menggandeng Dandy Gilang dari Write The Future Costive kembali dengan energi yang lebih mentah, lebih getir, dan terasa lebih personal.
Lagu ini berbicara tentang perasaan terbuang, dikhianati, dan dimanfaatkan dalam sebuah hubungan yang perlahan mengikis identitas diri. Namun “Outworn” tidak berhenti pada ratapan. Ia justru bergerak di antara kemarahan dan upaya bangkit, seperti seseorang yang akhirnya sadar bahwa dirinya tak lagi punya tempat dalam relasi penuh manipulasi. Ada kelelahan emosional yang menumpuk, lalu satu titik di mana bertahan tak lagi menjadi pilihan.
Baca juga: Rupalain Merilis Fenomena, EP Perdana yang Merekam Kegelisahan Zaman

Secara musikal, Costive masih setia pada jalur alt-rock/emo dengan komposisi yang intens dan atmosfer yang menekan. Lirik-liriknya tajam, jujur, dan seolah ditulis tanpa filter sebuah catatan batin tentang perjuangan keluar dari hubungan yang tidak sehat. Lagu ini terasa seperti surat perpisahan yang tak pernah dikirim, namun akhirnya dibacakan dengan lantang.
Costive sendiri merupakan unit emo muda yang beranggotakan lima personel: Aldy (vokal), Poteh (lead guitar), Marcellino (rhythm guitar), Reyhan (bass), dan Ivan (drum). “Outworn” ditulis oleh Aldy dan diproduseri oleh Marcellino di H4ze Studio, studio miliknya sendiri. Untuk bagian drum, Ivan melakukan proses take di Virtuoso Music Studio Malang, sementara mixing dan mastering dipercayakan kepada Yudhistiro Lilo P. di W8 Project Studio. Lagu ini diproduksi pada pertengahan Oktober 2025 sebuah proses yang terasa singkat, namun sarat muatan emosi.
Baca juga : Dempo Fair, Laboratorium Nyata Siswa untuk Bereksperimen dan Berkarya
Menariknya, identitas personal Costive juga tercermin dari artwork single ini yang digarap langsung oleh sang bassis, Reyhan Rahendra. Visualnya menjadi perpanjangan dari isi lagu: letih, gelap, namun jujur.
Dirilis di bawah naungan Haum Entertainment, “Outworn” resmi dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform pada 26 Desember 2025. Sebuah tanggal yang pas di saat banyak orang menutup tahun dengan resolusi, Costive justru menawarkan refleksi.
“Outworn” bukan hanya tentang patah hati. Ia adalah tentang keberanian mengakui bahwa ada hubungan yang membuat kita aus, dan bahwa melepaskan meski menyakitkan kadang adalah satu-satunya cara untuk tetap utuh.