
Kepanjen, Berpola — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif dan penuh makna, SMAS Nahdlatul Ulama (NU) Kepanjen menggelar kegiatan Pondok Ramadan yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru.
Kegiatan yang berlangsung di hall sekolah tersebut mengusung tema “Ramadan dan Penguatan Karakter Generasi Muda Islami.” Tema ini menjadi landasan utama dalam membentuk pribadi siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.
Kepala SMAS NU Kepanjen, Ustadz Moh. Muammar Qadaffi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan Pondok Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter dan memperkuat akhlak siswa di tengah perkembangan zaman.
Baca juga: SMA Taruna Nusantara Malang Diresmikan, Prabowo Tegaskan Pendidikan Karakter dan Iptek
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan siswa untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia,” ujarnya saat diwawancarai pada 28 Februari 2026.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai rangkaian pembinaan ibadah, mulai dari salat dhuha, istighosah, hingga tadarus Al-Qur’an. Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan tradisi keagamaan warga Nahdliyin yang terus dilestarikan di lingkungan sekolah.
Selain pembinaan ibadah, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa. Pada puncak acara, siswa diajak untuk berbagi dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama sebagai implementasi nyata ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, SMAS NU Kepanjen berharap para siswa tidak hanya memperoleh ilmu secara akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter islami yang kuat serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.