Kilau Prestasi Intan Nirmalasari di Panggung Internasional

Wajah bangga Intan Nirmalasari saat menerima penghargaan prestisius Mahasiswa Berprestasi Internasional. (Foto: Ist/Berpola)

Malang, Berpola– Suasana aula Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) pada 14 November 2025 itu terasa berbeda. Lampu-lampu panggung memantulkan sorot lembut pada deretan mahasiswa berprestasi yang dipanggil satu per satu. Di antara nama-nama itu, Intan Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, melangkah dengan senyum yang sulit disembunyikan.

Hari itu, ia dinobatkan sebagai Juara 2 Mahasiswa Berprestasi Internasional FIB Awards 2025, sebuah kategori yang menjadi tolok ukur kontribusi dan capaian mahasiswa di ranah global.

Menurut dokumen resmi yang dirilis BEM FIB UB, Intan berada di jajaran peraih skor tertinggi dalam penilaian tingkat internasional. Ia unggul pada aspek kualitas kompetisi, kontribusi akademik, hingga dampak yang ia berikan terhadap reputasi fakultas. Kategori ini bukan sekadar gelar, melainkan pengakuan atas upaya panjang dalam menapaki peluang kompetisi lintas negara.

Baca juga : Leon, Menemukan Ketenangan di Balik Rumus dan Angka

Bagi Intan, penghargaan itu menyimpan makna lebih dari sekadar pencapaian.

“Meraih Juara 2 menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya,” ujarnya usai menerima penghargaan. “Ini bukan hanya apresiasi atas kerja keras, tetapi juga motivasi untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi fakultas.”

Ia mengakui bahwa proses menuju panggung internasional bukan perjalanan yang singkat. Kompetisi demi kompetisi yang ia ikuti, kesempatan kolaborasi, hingga berbagai forum akademik yang ia jejaki menjadi fondasi yang menguatkan langkahnya. Ajang FIB Awards, menurutnya, menjadi ruang refleksi bahwa setiap proses pembelajaran memiliki nilai dan dihargai.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami semakin terdorong untuk berprestasi dan berinovasi,” tuturnya.

Prestasi Intan memperlihatkan satu hal yang semakin nyata: mahasiswa FIB UB memiliki kapasitas untuk bersaing di panggung dunia. Ia berharap capaian ini dapat membuka jalan bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil langkah global.

“Semoga semakin banyak mahasiswa FIB yang bisa mengharumkan nama fakultas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca juga : Vanessya Oscar, Menumbuhkan Percaya Diri Lewat Modeling

Keberhasilan Intan Nirmalasari sekaligus mempertegas peran FIB UB sebagai ruang akademik yang adaptif dan kompetitif. Fakultas ini tidak hanya mencetak lulusan yang kuat secara akademik, tetapi juga mereka yang siap menghadapi dinamika global termasuk Intan, yang kini menjadi salah satu wajah inspiratifnya.

Dengan prestasi internasional yang terus bertambah, kisah Intan menjadi pengingat bahwa peluang global selalu terbuka bagi mereka yang mau belajar, bekerja keras, dan melangkah lebih jauh dari lingkup yang familiar. Ia adalah bukti bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari Malang, mampu bersaing dan bersinar di panggung dunia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *