IPMK Semarang Gelar Program GTS 2026, Kenalkan Dunia Perkuliahan kepada Pelajar

Suasana foto bersama setelah pemberian materi dan diskusi bersama siswa kelas XII (Foto: Ist/Berpola)

Pangkalan Bun, Berpola- Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Barat (IPMK) Semarang kembali menggelar program unggulannya, Goes To School (GTS) 2026. Program ini berupa kunjungan ke sejumlah SMA/SMK/MA di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk memberikan gambaran tentang dunia perkuliahan kepada para pelajar.

GTS 2026 yang berlangsung pada 15 Januari–13 Februari bertujuan mengenalkan kehidupan kampus di Semarang, memperkenalkan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, serta memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus sekolah.

Jembatan Informasi Dunia Kampus bagi Pelajar

Melalui GTS, IPMK berupaya menjadi jembatan informasi langsung dari mahasiswa kepada pelajar agar mereka tidak kebingungan dalam menentukan masa depan pendidikan.

”Lewat GTS, IPMK pengen menanamkan semangt buat lanjut pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menambah wawasan soal perkuliahan, dan bikin siswa lebih siap secara mental maupun perencanaan sebelum masuk dunia kampus.” Ujar Aisaturrohmah, ketua pelaksana kegiatan GTS IPMK 2026.

Baca juga : Mayang Anggrian, Jembatan antara Kampus dan Jalanan Seni

Rangkaian kegiatan dalam GTS 2026 diawali dengan pengenalan IPMK Semarang, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai dunia perkuliahan, informasi kampus-kampus di Semarang, serta penjelasan jalur masuk perguruan tinggi seperti SNBP, SNBT, dan jalur mandiri. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan siswa berdiskusi langsung dengan mahasiswa.

Pemaparan sekaligus tanya jawab menjadi kegiatan wajib yang dilakukan setiap berkunjung ke sekolah-sekolah (Foto: Ist/Berpola)

Antusiasme Siswa Kelas XII

Target utama program ini adalah siswa-siswi kelas XII SMA/SMK/MA. Antusiasme peserta terbilang tinggi, terutama dari siswa yang tengah mempersiapkan diri menentukan pilihan kuliah dan ingin mendengar pengalaman langsung dari mahasiswa perantauan asal daerah mereka.

Melalui GTS 2026, IPMK Semarang berharap dapat menanamkan semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menambah wawasan siswa tentang dunia perkuliahan, serta mempersiapkan mereka secara mental dan perencanaan sebelum memasuki dunia kampus.

Harapan dan Keberlanjutan Program

Ketua IPMK Semarang yang kerap disapa Aisa menyampaikan bahwa program GTS diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun. “Kami berharap cakupan sekolah yang dikunjungi bisa semakin luas dan dampak yang dihasilkan juga semakin besar, khususnya dalam meningkatkan minat serta kesadaran pelajar Kotawaringin Barat terhadap pentingnya pendidikan dan peluang melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Baca juga : Merawat Sastra dari Kampus ke Sekolah, Hiski Malang Matangkan Program 2026

Untuk tahun 2026, program GTS dijadwalkan berlangsung pada bulan Januari hingga Februari, menyesuaikan dengan kalender akademik sekolah, khususnya pada masa siswa kelas XII tengah fokus menentukan pilihan kuliah setelah lulus.

GTS 2026 menjadi penghubung antara mimpi pelajar di daerah dengan peluang pendidikan di kota. Dari Kotawaringin Barat menuju Semarang, program ini membawa pesan bahwa keterbatasan jarak bukan penghalang untuk melangkah lebih jauh dan meraih masa depan yang lebih baik.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *