
Kab. Malang, Berpola— Ratusan pelajar jenjang SMA/MA/SMK mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026 Kabupaten Malang tingkat kabupaten yang digelar pada Senin (20/4/2026). Ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan untuk menampilkan karya terbaik di bidang seni dan sastra.
Kegiatan dipusatkan di SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Kecamatan Pagak, dan diikuti sekitar 500 pelajar dari 56 sekolah. Sejak pagi, para peserta telah memenuhi lokasi dengan membawa berbagai perlengkapan lomba, mulai dari alat musik, naskah, hingga kostum pertunjukan.
Sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan, di antaranya tari tradisional, musik, teater, film pendek, fotografi, serta cabang sastra. Seluruh bidang lomba diarahkan untuk mendorong pengembangan bakat seni yang berakar pada budaya lokal.
Baca juga : Smart Competition SMAN 2 Malang Sasar Bibit Unggul OSN
Ketua Ajang Talenta Kabupaten Malang 2026, Syarifatur Rofiah, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kreativitas siswa sekaligus menjaring talenta di bidang seni.
“Tujuan utamanya untuk menjaring siswa-siswi berbakat sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung oleh MGMP Seni Budaya Kabupaten Malang sebagai panitia penyelenggara. Organisasi guru tersebut berperan dalam menyiapkan teknis lomba hingga memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana di lapangan. MGMP Seni Budaya Kabupaten Malang diketuai oleh Wildan Hamidi.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Penampilan yang ditunjukkan bukan hasil instan, melainkan melalui proses panjang yang dipersiapkan dari sekolah masing-masing. Di atas panggung, peserta dinilai oleh dewan juri, tetapi proses yang mereka lalui juga mencerminkan keberanian untuk tampil, mencoba, serta membangun kepercayaan diri.
Baca juga : Festival Literasi Anak Kota Malang, Ruang Belajar yang Penuh Warna
Selama pelaksanaan, sejumlah ruang kelas dialihfungsikan menjadi ruang tunggu, ruang tampil, dan ruang penilaian. Beberapa cabang lomba juga mengharuskan peserta menyelesaikan karya secara langsung di lokasi dalam batas waktu tertentu.
Kegiatan berlangsung hingga sore hari. Para peserta selanjutnya menunggu hasil penilaian untuk menentukan perwakilan Kabupaten Malang yang akan melaju ke tingkat berikutnya.
Di luar hasil yang akan diumumkan, ajang ini menyisakan proses yang tidak sepenuhnya terlihat dalam penilaian. Bagi para pelajar, pengalaman tampil, berproses, dan menguji kemampuan menjadi bagian penting yang akan terus melekat. Dari ruang-ruang lomba itulah, langkah awal untuk perjalanan yang lebih panjang dalam berkesenian perlahan terbentuk.